Sejak kecil, Valentino Rossi telah memiliki kecintaan yang sangat dalam terhadap dunia balap sepeda motor. Pada tahun 1992, ayahnya memberikan motocross mini, yang memulai awal pelajaran tentang balap sepeda motor.

Sewaktu masa sekolah, Rossi pernah dipandang sebelah mata oleh Sang guru yang ada di sekolahnya. Karena saat itu Rossi selalu sibuk ikut balap motor. Namun hasil yang diperoleh the doctor itu hingga saat ini terbilang sangat amat luar biasa. Selain kemampuan serta pengalaman, keberuntungan Rossi juga berada pada nomor yang selalu dia pakai saat balapan, yaitu nomor 46.

Dikutip dari buku Rossi Sang legenda, karya Michel Turco, nomor 46 ini merupakan nomor yang dipakai oleh Sang ayah ketika ia memenangkan Grand Prix pertamanya di tahun 1979. Nomor tersebut pertama kali dikenalkannya saat mengikuti balapan Pocket Bike di tahun 1991 tepatnya di Italia.

Graziano Rossi, ayah dari Valentino Rossi merupakan anak dari pengrajin mebel. Sang ayah lahir pada 14 Maret 1954 di Pesaro. Kota tersebut memang dikenal banyak melahirkan pembalap pembalap motor terbaik di dunia, ini juga merupaksn tempat berdirinya pabrik Benelli. Ayah Valentino Rossi juga pembalap yang ternama di zaman nya.

Kemenangan pertama beliau didapatkan pada tahun 1979, di mana beliau mendapatkan kemenangan dalam kejuaraan dunia dengan kategori 250 cc, tepatnya di sirkuit Rijeka Yugoslavia. Kemudian, beliau kembali menjadi juara di dua balapan lain dalam tahun yang sama, dengan Morbidelli 250 yang diberikan cap nomor 46.

Tetapi kecelakaan mobil di Januari 1980 menghentikan karir beliau sebagai seorang pembalap, karena beliau mengalami cidera yang parah.

Dari situlah Valentino Rossi memilih menggunakan nomor 46 sebagai nomor keberuntungannya. Ia terinspirasi dari Sang ayah yang memiliki karir gemilang ketika menjadi seorang pembalap. Walaupun karir Sang ayah berhenti, namun beliau terus memberikan dukungan yang sangat besar untuk Valentino Rossi agar terus berkarir dalam dunia yang dicintainya.

Begitulah asal usul pembalap dari Tim movistar Yamaha ini memilih menggunakan nomor 46 sebagai nomor identitas nya. Rossi sendiri dikenal sangat mencintai keluarganya, maka inspirasi inspirasi yang didapatkannya juga tidak jauh dari keluarga. Rossi percaya angka tersebut adalah angka keberuntungan, dan hingga saat ini keberuntungan tersebut dapat ia buktikan dengan disertai kemampuan kemampuan yang mumpuni.

Rossi memang dikenal memiliki track record yang baik dalam balapan, dan juga merupakan legenda dalam dunia MotoGP. Walaupun beberapa waktu lalu ia mengalami kekalahan dan tidak berhasil finish di pole position saat ajang bahkan di sirkuit Misano, namun hal tersebut tidak menurunkan semangat dan juga kredibilitasnya sebagai seorang pembalap yang diperhitungkan di dunia.

Meskipun saat ini ia hanya menduduki posisi ketiga dalam klasemen, namun tidak menutup kemungkinan bahwa ia akan dapat terus meningkatkan poin yang didapatkannya dengan menjalani sisa sisa balapan dalam musim inidan merebut pole position dalam sirkuit sirkuit yang akan dia temui pada balapan mendatang.