Max Richeze Di San Juan Argentina
Balapan

Kemenangan Tak Terduga Max Richeze Di San Juan Argentina

Racing Withgiants – Balapan sepeda di Vuelta a San Juan Argentina beberapa waktu lalu berjalan seru. Hal ini terjadi lantaran adanya juara yang kemenangannya tidak terduga. Ya, pada balapan yang dilakukan di Argentina itu sang juara yang berhasil memuncaki podium bernama Max Richeze. Pebalap ini berasal dari Argentina dan berhasil menjadi raja di rumahnya sendiri.

Tentu, jika melihat seorang pebalap menang di kejuaraan yang berada di negara sendiri pastinya bukan hal yang aneh. Biasanya, seorang atlet akan memiliki semangat lebih jika sedang berlomba atau berjuang di negaranya. Terlebih lagi, sang tuan rumah pastinya sudah sangat biasa dengan suhu udara dan juga suasananya sehingga semakin mudah untuk menang. Namun, cerita kemenangan Richeze ini bukanlah cerita biasa.

Richeze berhasil menjadi pemuncak podium pada balapan San Juan bukan karena dirinya asli Argentina melainkan adanya insiden kecelakaan yang dialami oleh rekan satu timnya. Ya, rekan satu tim yang didaulat menjadi sprinter untuk menuju garis finis yaitu Gaviria mengalami kecelakaan. Dirinya menabrak pembatas jalan dan akhirnya melompat serta tidak bisa melanjutkan balapan.

Insiden yang terjadi pada Gaviria ini ternyata tidak membuat tim Quick Step menjadi pulang tanpa adanya juara. Justru, dibalik insiden ini munculah nama Richeze yang siap untuk membawa pulang gelar juara pertama. Perlu diketahui, Richeze memang berada dalam tim Quick Step ini bukan sebagai sprinter. Padahal, dirinya mengaku sebagai seorang sprinter yang handal dan terus mencoba untuk terus mendapatkan kesempatan untuk menjadi sprinter dan menuju garis juara.

Namun, kesempatan ini belum bisa didapatkan lantaran RichMax Richezeze satu tim dengan sprinter handal lainnya seperti Fernando Gaviria, Kittel, dan Tom Boonen. Dirinya harus bekerja untuk orang lain atau merelakan untuk tidak menjadi sprinter dalam tim. Namun, insiden yang dialami oleh sprinter utama Quick Step yaitu Gaviria membuat kesempatan itu datang untuk Max Richeze.

Max Richeze

Saat Gaviria terjatuh, dia dibelakang oleh rekan satu timnya sehingga rekan yang lain tidaklah langsun mengetahui kejadian insidennya. Rekan satu timnya terus berusaha untuk berjuang di depan untuk terus membukakan jalan agar Gaviria lancar melakoni sprint ke garis akhir. Namun, sejak tim memberitahu melalui radio bahwa sang sprinter terjatuh, barulah rekan lainnya sadar dan harus segera menentukan pilihan.

Setelah mengetahui Gaviria tidak mampu lagi menjadi sprinter, munculah keputusan Richeze untuk menggantikannya. Richeze yang sudah lama menantikan kesempatan emas ini tentu saja tidak menolak dan justru memiliki semangat yang luar biasa. Padahal, penunjukan sprinter atau pergantian tugas tim pada saat balapan tidaklah mudah. Termasuk juga untuk pergantian sprinter, Rizcheze mengatakan bahwa hal tersebut termasuk sulit untuk mengalahkan tekanan yang diberikan dan juga memperkuat mental.

Dirinya pun mengaku bahwa hasil ini tdaik terlepas dari rekan timnya yang memberikan dorongan positif dan terus memompa semangat serta memperkuat mental untuk segera menjadi sprinter dan meraih juara. Karena memang terdapat dorongan dari dalam diri dan juga dari luar, Richeze akhirnya berhasil menjuarai balapan di San Juan rumahnya sendiri. Hasil ini tentu saja tidak diperkirakan sebelumnya lantaran Max Richeze bukanlah pebalap yang didapuk untuk menjadi spirnter menuju garis finis.

Max Richeze pun mengaku bahwa hari saat balapan di San Juan tersebut adalah harinya. Setelah memiliki tahun atau musim balap yang cukup buruk, akhirnya memiliki kesempatan emas dan juga bisa berhasil memenangi balapan.

One thought on “Kemenangan Tak Terduga Max Richeze Di San Juan Argentina”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *